Type something to search...
Drama di St. James' Park: Gol Debut Rio Ngumoha Bawa Liverpool Kalahkan 10 Pemain Newcastle 3-2

Drama di St. James' Park: Gol Debut Rio Ngumoha Bawa Liverpool Kalahkan 10 Pemain Newcastle 3-2

Newcastle: St. James’ Park, 25 Agustus 2025 — Sebuah drama luar biasa tersaji di St. James’ Park saat Liverpool berhasil mengalahkan 10 pemain Newcastle United dengan skor 3-2. Gol kemenangan dicetak oleh pemain berusia 16 tahun, Rio Ngumoha, pada menit ke-10 perpanjangan waktu babak kedua dalam debutnya di Premier League. Di hadapan 52.230 penonton yang memadati stadion, pertandingan ini diwarnai kartu merah untuk Anthony Gordon dan kebangkitan heroik Newcastle yang nyaris meraih poin, sebelum akhirnya takluk di detik-detik terakhir.

Jalannya Pertandingan

Babak pertama dimulai dengan intensitas tinggi dari Newcastle United, yang beberapa kali mengancam gawang Liverpool. Pada menit ke-8, gelandang Liverpool, Ryan Gravenberch, menerima kartu kuning pertama pertandingan. Newcastle terus menekan, dan Anthony Gordon memiliki dua peluang emas sekitar menit ke-28 dan ke-29, termasuk sundulan yang melebar dari umpan Harvey Barnes dan gagal menyambut umpan Anthony Elanga dari jarak dekat.

Namun, justru Liverpool yang berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-35. Ryan Gravenberch melepaskan tembakan kaki kanan dari luar kotak penalti yang bersarang di pojok kiri bawah gawang Nick Pope, setelah menerima umpan dari Cody Gakpo, mengubah skor menjadi 0-1.

Drama memuncak menjelang akhir babak pertama. Pada menit ke-45+1, Anthony Gordon melakukan pelanggaran keras terhadap Virgil van Dijk. Wasit Simon Hooper awalnya memberikan kartu kuning, namun setelah tinjauan VAR, keputusan tersebut ditingkatkan menjadi kartu merah langsung pada menit ke-45+3, membuat Newcastle harus bermain dengan 10 pemain. Babak pertama berakhir dengan keunggulan Liverpool 1-0.

Babak kedua dimulai dengan kejutan instan. Hanya 20 detik setelah peluit dibunyikan, Liverpool menggandakan keunggulan. Hugo Ekitiké, mantan target transfer Newcastle yang mendapat cemoohan dari suporter tuan rumah, berhasil mencetak gol dengan tembakan kaki kanan dari tengah kotak penalti ke pojok kiri bawah, lagi-lagi dengan assist dari Cody Gakpo. Skor menjadi 0-2 untuk Liverpool.

Meskipun bermain dengan 10 orang dan tertinggal dua gol, Newcastle United menunjukkan semangat juang yang luar biasa. Pada menit ke-57, Bruno Guimarães berhasil memperkecil ketertinggalan melalui sundulan dari tengah kotak penalti ke pojok kanan bawah, memanfaatkan umpan silang dari Tino Livramento. Skor 1-2.

Eddie Howe’s melakukan beberapa pergantian pemain pada menit ke-76, memasukkan William Osula, Jacob Ramsey, dan Lewis Hall untuk menambah daya gedor. Perubahan ini membuahkan hasil. Pada menit ke-88, William Osula berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 dengan tembakan kaki kiri dari tengah kotak penalti, setelah menerima flick-on dari Dan Burn. St. James’ Park bergemuruh, dan Newcastle seolah akan meraih poin yang tidak terduga.

Namun, pertandingan belum usai. Wasit memberikan 11 menit waktu tambahan di babak kedua. Pada menit ke-96, Arne Slot memasukkan Rio Ngumoha untuk menggantikan Cody Gakpo. Dan di menit ke-100, tepatnya menit ke-10 waktu tambahan, Mohamed Salah mengirimkan umpan silang yang cerdik. Dominik Szoboszlai membiarkan bola melewati kakinya, dan Rio Ngumoha dengan tenang menyambutnya dengan tendangan kaki samping melewati Nick Pope untuk mencetak gol kemenangan dramatis. Liverpool unggul 3-2.

Analisis Statistik

Pertandingan ini didominasi oleh Liverpool dalam hal penguasaan bola, namun Newcastle United menunjukkan efektivitas serangan yang mengejutkan, terutama setelah bermain dengan 10 pemain.

Statistik PentingNewcastle UnitedLiverpool
Possession37.6%62.4%
Total Shots105
Shots on Target34
Goals23
Big Chances Missed21
Big Chances Created22
Total Clearances2143
Duels Won5151
Red Cards10

Liverpool menguasai bola secara signifikan dengan 62.4%, menunjukkan kemampuan mereka untuk mengontrol tempo pertandingan. Namun, Newcastle United yang bermain lebih langsung, mencatatkan total shots yang lebih banyak (10 berbanding 5), meskipun Liverpool lebih efektif dengan 4 shots on target yang menghasilkan 3 gol. Newcastle juga menyia-nyiakan dua big chances, yang bisa mengubah jalannya pertandingan. Statistik total clearances Liverpool yang jauh lebih tinggi (43 berbanding 21) menunjukkan tekanan yang diberikan Newcastle di area pertahanan mereka, terutama di babak kedua.

“Saya pikir performa luar biasa dari para pemain, baik babak pertama maupun kedua dengan cara yang sangat berbeda. Babak pertama kami pikir kami mendominasi permainan. Kami berada di posisi yang bagus hanya dengan gol yang hilang. Babak kedua kami harus mendaki gunung saat tertinggal 2-0 dengan 10 pemain, tetapi saya pikir kami mengendalikan permainan. Saya pikir kami sangat bagus dan berjuang kembali dengan luar biasa, tetapi tidak bisa melewati garis untuk mendapatkan satu poin.” — Eddie Howe, Manajer Newcastle United

“Itu adalah gol yang luar biasa untuk anak berusia 16 tahun. Rio Ngumoha bisa menyelesaikan dengan sangat baik untuk usianya. Saya mendengar seseorang mengatakan di ruang ganti bahwa dia seharusnya mengambil sentuhan pertama, tetapi dia sangat percaya diri. Untuk usianya, dia adalah penyelesai yang sangat bagus.” — Arne Slot, Manajer Liverpool

Ngumoha, yang akan berusia 17 tahun pada hari Jumat, mendapatkan pujian dari para pendukung Liverpool setelah mencetak dua gol di pramusim. Dia kini menjadi pencetak gol termuda keempat dalam sejarah Premier League, dengan hanya James Vaughan, James Milner dan Wayne Rooney yang mencetak gol di usia yang lebih muda. Dia adalah pemain berusia 16 tahun kedua setelah Rooney yang mencetak gol kemenangan di kompetisi ini.

Meskipun Ngumoha akan mencuri perhatian, ini juga merupakan penampilan yang produktif bagi Ekitiké, yang memperpanjang rekor golnya menjadi tiga pertandingan di semua kompetisi. Setiap sentuhan pemain Prancis itu dicemooh oleh para pendukung tuan rumah, tetapi dia berhasil mengatasi suasana riuh tersebut dengan baik.

Susunan Pemain

Home Team: Nick Pope, Kieran Trippier, Fabian Schär, Dan Burn, Tino Livramento, Bruno Guimarães, Sandro Tonali, Joelinton, Anthony Elanga, Anthony Gordon, Harvey Barnes Away Team: Alisson Becker, Dominik Szoboszlai, Ibrahima Konaté, Virgil van Dijk, Milos Kerkez, Ryan Gravenberch, Curtis Jones, Mohamed Salah, Florian Wirtz, Cody Gakpo, Hugo Ekitiké

Wasit

Share :
A. Krisna

A. Krisna

Karakter Film

Matematika adalah bahasa paling sederhana yang dapat mendeskripsikan alam semesta.- Galileo Galilei