Type something to search...
Pesta Gol di London: Chelsea Hancurkan West Ham 5-1 dalam Derby London

Pesta Gol di London: Chelsea Hancurkan West Ham 5-1 dalam Derby London

London Stadium, London, 22 Agustus 2025Chelsea mengamuk di London Stadium, menghancurkan tuan rumah West Ham United dengan skor telak 5-1 dalam laga Premier League yang disaksikan 62.462 penonton. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi The Blues di musim 2025/26 dan sekaligus menambah tekanan besar pada mantan pelatih mereka, Graham Potter, yang kini menukangi The Hammers. Meskipun kehilangan jimat tim, Cole Palmer, yang cedera saat pemanasan, Chelsea menunjukkan respons luar biasa setelah sempat tertinggal oleh gol spektakuler Lucas Paquetá. João Pedro menjadi bintang dengan satu gol dan dua assist, memimpin pesta gol yang juga dicetak oleh Pedro Neto, Enzo Fernández, Moisés Caicedo, dan Trevoh Chalobah.

Jalannya Pertandingan

Pertandingan dimulai dengan kejutan bagi Chelsea bahkan sebelum kick-off, ketika Cole Palmer harus ditarik dari starting XI karena cedera saat pemanasan, digantikan oleh remaja Brasil, Estêvão. Situasi semakin memburuk bagi The Blues di menit ke-6, ketika Lucas Paquetá (West Ham United) melepaskan tembakan kaki kiri yang brilian dari luar kotak penalti, melesat melewati Robert Sánchez dan bersarang di pojok kanan atas gawang, membawa West Ham unggul 1-0. Gol ini tercipta berkat assist dari El Hadji Malick Diouf.

Namun, keunggulan West Ham hanya bertahan sembilan menit. Di menit ke-15, Chelsea menyamakan kedudukan melalui sundulan jarak dekat João Pedro (Chelsea) setelah menerima umpan sundulan dari Marc Cucurella yang memanfaatkan tendangan sudut. Drama terjadi di menit ke-17 ketika gol Niclas Füllkrug (West Ham United) dianulir setelah tinjauan VAR menunjukkan Jean-Clair Todibo berada dalam posisi offside sebelum memberikan umpan.

Chelsea kemudian berbalik unggul di menit ke-23. João Pedro kembali menunjukkan magisnya dengan memberikan umpan silang akurat yang diselesaikan dengan tembakan kaki kiri oleh Pedro Neto (Chelsea) dari tengah kotak penalti, mengubah skor menjadi 1-2. Kepercayaan diri West Ham semakin runtuh, dan Chelsea memperlebar jarak di menit ke-34. Kombinasi apik antara Liam Delap dan Estêvão diakhiri dengan umpan silang Estêvão yang disontek mudah oleh Enzo Fernández (Chelsea) dari jarak sangat dekat, menjadikan skor 1-3 hingga turun minum. Para pendukung West Ham menyambut tim mereka dengan cemoohan saat jeda.

Memasuki babak kedua, West Ham melakukan dua pergantian pemain, Callum Wilson menggantikan Niclas Füllkrug dan Freddie Potts menggantikan Jean-Clair Todibo (menit ke-45). Namun, perubahan ini tidak banyak membantu. Di menit ke-54, Chelsea semakin menjauh. Kiper Mads Hermansen (West Ham United) gagal mengantisipasi tendangan sudut Enzo Fernández, memungkinkan Moisés Caicedo (Chelsea) menyambar bola dari tengah kotak penalti untuk gol keempat The Blues.

Hanya empat menit berselang, di menit ke-58, Chelsea kembali mencetak gol dari situasi bola mati. Umpan tendangan sudut lainnya berhasil ditanduk oleh João Pedro dan diselesaikan dengan tembakan kaki kiri jarak dekat oleh Trevoh Chalobah (Chelsea), menjadikan skor 1-5. Kyle Walker-Peters (West Ham United) sempat memiliki peluang untuk memperkecil ketertinggalan, namun tembakannya berhasil diblok. Chelsea melakukan serangkaian pergantian pemain di pertengahan babak kedua: Andrey Santos menggantikan Liam Delap (menit ke-62), Reece James menggantikan Malo Gusto (menit ke-69), Jorrel Hato menggantikan Marc Cucurella (menit ke-69), Wesley Fofana menggantikan Trevoh Chalobah (menit ke-69), dan Jamie Gittens menggantikan Estêvão (menit ke-77). West Ham juga memasukkan Kyle Walker-Peters untuk Tomás Soucek (menit ke-70). Jorrel Hato (Chelsea) menerima kartu kuning di menit ke-87. Hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit Michael Oliver, skor 1-5 untuk kemenangan Chelsea tetap bertahan.

Analisis Statistik

Chelsea mendominasi pertandingan ini dengan penguasaan bola yang signifikan, mencapai 59.2% berbanding 40.8% milik West Ham United. Dominasi ini tercermin dalam jumlah operan sukses, di mana Chelsea mencatatkan 505 operan akurat dibandingkan 339 milik West Ham.

Dalam hal serangan, kedua tim sebenarnya memiliki jumlah total scoring attempts yang sama, yaitu 12. Namun, efektivitas Chelsea jauh lebih unggul. The Blues berhasil melepaskan 7 shots on target dan mengonversinya menjadi 5 gol, menunjukkan tingkat konversi yang sangat tinggi. Sebaliknya, West Ham hanya memiliki 4 shots on target dan hanya mencetak 1 gol. Tiga dari lima gol Chelsea berasal dari tendangan sudut, menyoroti kelemahan pertahanan set-piece West Ham yang sangat buruk.

Statistik PentingWest Ham UnitedChelsea
Possession40.8%59.2%
Goals15
Total Scoring Att.1212
Ontarget Scoring Att.47
Accurate Passes339505
Total Clearances2917
Duels Won3945
Corners Taken75

Pertahanan West Ham juga terlihat rapuh, dengan 29 total clearances yang menunjukkan tekanan konstan dari Chelsea. Meskipun West Ham memenangkan 7 corners, mereka gagal memanfaatkannya secara efektif, sementara Chelsea yang hanya mendapatkan 5 corners berhasil mencetak 3 gol dari situasi tersebut. Statistik ini secara jelas menggambarkan betapa rentannya pertahanan West Ham terhadap bola mati dan betapa klinisnya serangan Chelsea di depan gawang.

Chelsea menghancurkan West Ham United 5-1 untuk meraih kemenangan pertama mereka di kampanye Premier League 2025/26 dan menambah tekanan pada mantan pelatih kepala mereka, Graham Potter.

The Blues kehilangan jimat Cole Palmer dari starting XI mereka ketika ia pincang keluar dari pemanasan di London Stadium, dan mereka tertinggal oleh gol spektakuler Lucas Paquetá di menit keenam, tetapi respons mereka sangat tegas.

João Pedro mencetak gol dan kemudian memberikan assist untuk Pedro Neto saat Chelsea membalikkan keadaan pada menit ke-23, dan gol tap-in dari Enzo Fernández membuat mereka unggul 3-1 sebelum jeda.

West Ham dicemooh saat jeda dan beberapa pertahanan set-piece yang buruk menyebabkan mereka kebobolan dua gol lagi sebelum satu jam pertandingan saat Moisés Caicedo dan Trevoh Chalobah ikut mencetak gol.

João Pedro, yang awalnya tampak akan bermain dari sayap kiri, dipindahkan ke peran No 10 dan tampil luar biasa. Dia menunjukkan fisiknya saat mengalahkan Wan-Bissaka untuk golnya, kemudian kualitas teknisnya muncul saat dia berhenti, mengangkat kepala, dan mengumpan Neto untuk menjadikannya 2-1.

West Ham hanya memenangkan dua pertandingan Premier League antara akhir Februari dan akhir kampanye 2024/25, jadi jika ada tim yang membutuhkan awal yang cepat untuk musim baru, itu adalah The Hammers. Namun, kekalahan telak 3-0 dari tim promosi Sunderland pada matchday pembuka menyebabkan co-chair Karren Brady secara terbuka menyatakan dukungan klub untuk Potter menjelang pertemuan ini dengan mantan klubnya.

Susunan Pemain

Home Team (West Ham United) (Formasi: 3-4-1-2):

Away Team (Chelsea) (Formasi: 4-2-3-1):

Wasit

Share :
A. Krisna

A. Krisna

Karakter Film

Matematika adalah bahasa paling sederhana yang dapat mendeskripsikan alam semesta.- Galileo Galilei